Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wah, Pro-Kontra Konten Pornografi di Mesin Pencari

Ayunda W Savitri , Jurnalis-Senin, 22 Juli 2013 |15:23 WIB
Wah, Pro-Kontra Konten Pornografi di Mesin Pencari
Ilustrasi (Dok: Okezone)
A
A
A

CALIFORNIA – Tidak banyak yang mengetahui bahwa gambar berisi pelecehan anak illegal banyak tersembunyi dari mesin pencari utama. Hal ini dikemukakan oleh para ahli perlindungan anak, David Cameron pada Minggu 21 Juli.

Sehingga, ia berharap seluruh situs mesin pencari di dunia untuk memblokir hasil gambar pornografi. Namun, hal ini sedikit terbentur dengan pendapat Jim Killock selaku direktur eksekutif dari Open Group Rights yang membela kebebasan online.

“Gagasan tentang pelarangan beberapa istilah pencarian untuk mengurangi jumlah pornografi anak secara online itu kurang tepat, menurut saya,” ujar Jim Killock kepada BBC, seperti dikutip dari ITV, Senin (22/7/2013).

“Sementara itu, saya paham maksud David Cameron sangat baik untuk menangani masalah pornografi. Tetapi, kita tidak memiliki bukti nyata bahwa mesin pencari merupakan cara utama orang untuk mencari dan menemukan konten porno,” lanjut Killock.

Sebelumnya, Google telah menyusun sebuah rencana untuk memberantas konten berbau pornografi anak dari situsnya. Terlebih pada 2011 lalu, National Center for Missing and Exploited Children menemukan 17,3 juta foto dan video berbau pelecehan seksual terhadap anak.

Rencananya, Google akan mengembangkan database untuk menghapus segala sesuatu yang memuat gambar pornografi anak. Tak hanya itu, database ini juga bisa disebar ke perusahaan teknologi, penegak hukum, dan lembaga otoritas lainnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement