Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertumbuhan BlackBerry Tak Sekuat 2 Tahun Lalu

Gesit Prayogi , Jurnalis-Jum'at, 24 Mei 2013 |16:00 WIB
Pertumbuhan BlackBerry Tak Sekuat 2 Tahun Lalu
A
A
A

JAKARTA - Gempuran piranti berbasis Android dengan harga yang terjangkau tak dipungkiri turut mengikis penjualan BlackBerry di Indonesia. Direktur Marketing & Communication Erajaya Djatmiko Wardoyo mengungkap, meski penjualan handset BlackBerry masih bagus, namun tak sebagus dua tahun yang lalu.

"Penjualan BlackBerry masih bagus di Indonesia, apalagi untuk yang entry-level," ungkapnya kepada Techno Okezone, Jumat (24/5/2013).

Djatmiko melanjukan bahwa di Indonesia sendiri handset yang paling laris ialah BlackBerry Davis dan Armstrong. Erajaya, melalui Erafone dan TAM merupakan salah satu distributor resmi BlackBerry di Indonesia, mengakui bahwa kehadiran BlackBerry 10 turut berkontribusi terhadap kenaikan value.

"Memang pertumbuhannya masih bagus, tapi pertumbuhannya tidak sebesar 2-3 tahun lalu," pungkasnya.

BlackBerry Digeser Windows Phone
Menurut laporan International Data Corporation (IDC), sistem operasi Windows Phone berhasil mengambil alih posisi BlackBerry, namun Android dan iOS masih kokoh mendominasi.

Pada kuartal pertama 2013, pengapalan handset berbasis Windows Phone memberikan dampak yang cukup signifikan. Platform besutan Microsoft itu mencatatkan pertumbuhan pangsa pasar 3,2 persen tahun ini.

Nokia dalam hal ini memiliki peran kunci dalam pertumbuhan platform Windows Phone, dengan 79 persen piranti yang dikapalkan merupakan produk besutan perusahaan asal Finlandia tersebut.

Kendati mengalami pertumbuhan dan menggeser posisi BlackBerry, perolehan Windows Phone bisa dibilang cukup kecil bila dibandingkan pangsa secara kolektif dari Android dan iOS yang mencapai 92,3 persen.

Android sendiri memimpin di nomor wahid dengan pengapalan 162 juta unit ke seluruh dunia pada awal 2013. Diikuti dengan iOS dengan perolehan 37,4 juta unit. Angka pengapalan kedua platform tersebut juga tumbuh dari laporan kuartal pertama tahun 2012.

Laporan ini pastinya bukanlah berita baik bagi platform BlackBerry. Pasalnya harus turun keposisi keempat dan kedodoran dalam perolehan pengapalan dari 9,7 juta unit menjadi 6,3 juta unit pada tahun ini.

Adapun BlackBerry yang baru saja mengumumkan akan menyediakan fitur jagoannya BlackBerry Messenger ke iOS dan Android hanya memperoleh 2,9 pangsa pasar. Bagaimana nasib BlackBerry selanjutnya? Kita tunggu saja.

(Fetra Hariandja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement