ORLANDO - Menurunnya penjualan BlackBerry di wilayah eropa, tak membuat Research In Motion (RIM) langsung menutup diri.
RIM terus melakukan sejumlah perubahan agar gadget asal kanada ini kembali ke era 2004, saat Blackberry merajai penjualan gadget.
Salah satunya, dengan 'buka-bukaan' soal Blackberry 10. Gadget ini dikabarkan memiliki sejumlah kemampuan lebih canggih dari pendahulunya.
Acara yang akan digelar pada 1-3 Mei ini akan membahasa mengenai kemampuan BlackBerry 10 dalam hal game.
Tidak hanya itu, acara yang dihelat di Orlando, Florida akan membahas masa depan RIM atas kemunculan BlackBerry 10.
Dalam pembahasan tersebut, RIM juga menjadwalkan Thorsten Heins, President and CEO RIM dan Alan Panezic, Vice Presiden Enterprise Product Management & Marketing RIM.
(Fetra Hariandja)