JAKARTA - VMware vCenter Operations Management Suite dirancang untuk membantu pelanggan menjalankan sistem TI sebagai sebuah layanan dengan menyederhanakan dan mengotomatisasikan operasional TI di lingkungan virtual dan berbasis Cloud.
“Peranti lunak VMware vCenter Operations Management Suite yang lengkap memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk memonitor infrastruktur mereka secara lebih leluasa, dan menyediakan kecerdasan bagi pelanggan untuk mengoptimalkan efisiensi, memastikan kepatuhan pada aturan dan bertindak proaktif dalam mengelola tingkat layanan mereka,” jelas Rob Smoot, Direktur Product Marketing, Enterprise Management, VMware, seperti dilansir melalui keterangan resminya, Kamis (26/1/2012).
VMware memperkenalkan portofolio manajemen baru ini pada Oktober 2011 yang mengubah manajemen TI dengan menggabungkan dan mengintegrasikan manajemen TI ke dalam platform, menyatukan berbagai aturan untuk menyederhanakan proses dan menerapkan analitis untuk membantu pelanggannya mencapai daya respon dan tingkat keekonomisan sesuai yang ditawarkan oleh Cloud computing.
Perbaikan yang dilakukan pada peranti lunak VMware vCenter Operations Management Suite ini mencakup integrasi yang lebih dalam hal kapasitas dan operasional konfigurasi infrastruktur berdasarkan kebutuhan aplikasi.
"Langkah selanjutnya dalam rangka transformasi ke cloud computing adalah menyederhanakan dan otomasi operasi cloud kami,” kata Matthew Cunningham, Senior Vice President of IT, CareCore National.
Peranti lunak VMware vCenter Operations Management Suite yang terbaru tersedia dalam empat edisi guna memenuhi kebutuhan operasi TI perusahaan baik kecil, sedang maupun besar. Software tersebut mulai ditawarkan dengan harga USD50 per VM.
(Susetyo Dwi Prihadi)