Advertisement
Advertisement

Februari, 79% Email adalah Spam

Susetyo Dwi Prihadi , Jurnalis-Senin, 28 Februari 2011 |17:46 WIB
Februari, 79% Email adalah Spam
Ilustrasi spam
A
A
A

JAKARTA - Spam menyumbang sebesar 79.55 persen dari keseluruhan email di bulan Januari, dibandingkan dengan 81.69 persen di bulan Desember. 

Meskipun angkanya masih menurun di Januari dibandingkan bulan sebelumnya (month-over-month). Kami memperkirakan akan terjadi peningkatan volume spam Februari dibandingkan bulan sebelumnya, yang akan menjadi kenaikan pertama sejak Agustus 2010.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah kejadian baru-baru ini di Mesir membuahkan hasil yang tidak diharapkan. Pemutusan Internet selain mencapai tujuannya dalam memutus akses ke jejaring sosial yang digunakan oleh para pengatur protes untuk mengumpulkan massa juga sukses mematikan spammer di Mesir.

Pada laporan bulan lalu, Symantec menyoroti penurunan tajam spam di sekitar Hari Natal dan peningkatan kembali pada 10 Januari. Grafik di bawah ini menunjukkan bahwa volume spam global terus meningkat secara bertahap setelah botnet Rustock kembali beraksi pada 10 Januari.

Meskipun tren kembali naik, volume spam global di bulan Januari 2011 turun sebesar 15.7 persen dibandingkan bulan Desember 2010. Hal ini terutama disebabkan oleh pemutusan Rustock yang mempengaruhi volume selama 10 hari pertama tahun ini.

Symantec memperkirakan volume spam di bulan Februari akan meningkat dibandingkan bulan sebelumnya untuk pertama kalinya sejak Agustus 2010. Berkaca pada peningkatan volume spam, persentase spam sepertinya juga akan meningkat.

Salah satu prediksi untuk 2011 adalah bahwa volume spam akan meningkat, namun dengan kecepatan yang jauh lebih rendah dibandingkan pasca pemutusan McColo. Prediksi tersebut masih benar sejauh ini, meskipun masih berada di awal tahun. Selain perubahan yang signifikan, drama persentase spam yang kami bahas dalam beberapa bulan terakhir tampaknya akan berakhir.

(Susetyo Dwi Prihadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement