Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekelompok Pemuda Susupkan iPad ke Hong Kong

Sarie , Jurnalis-Sabtu, 10 April 2010 |10:10 WIB
Sekelompok Pemuda Susupkan iPad ke Hong Kong
A
A
A

HONG KONG - 'Mainan' terbaru Steve Jobs, iPad baru resmi digelontorkan di Amerika Serikat (AS). Namun tiga hari setelah peluncuran, iPad sudah ada di Hong Kong tanpa 'restu' Apple.

Kehadiran iPad di Hong Kong ini ternyata tidak melalui jalur resmi Apple. Pasalnya, pihak Apple baru memasarkan secara resmi di AS. Namun begitu, sekelompok pemuda asal Hong Kong ini tidak kehilangan akal. Mereka pun rela mengantre di depan toko ritel Apple di AS hanya untuk mendapatkan ratusan iPad terbaru.

Ronald Leung, nama pria tersebut, berhasil mengumpulkan 100 temannya untuk ikut mengantre di Apple Store. Leung hanya berhasil mengumpulkan sekira 200 unit iPad karena setiap orang yang mengantre dibatasi hanya boleh membeli dua unit saja.

Dilansir melalui Yahoo News, Sabtu (10/4/2010), 200 iPad telah berhasil dibawa ke Hong Kong dalam sebuah tas besar untuk kemudian dijual kembali dengan harga dua kali lipat lebih mahal. Biasanya, iPad di AS dijual dengan harga mulai USD499. Namun saat dijual kembali di Hong Kong, harganya akan naik di kisaran USD837 hingga USD952.

Di antara para pembeli iPad 'susupan' di Hong Kong, kebanyakan adalah warga China, yang menjual kembali iPad mereka di eSatto. Kebanyakan mereka membeli dalam jumlah yang cukup besar untuk dijual kembali.

Menurut Manager G-World Mobile, Lo Lau, dirinya pun membeli iPad dalam jumlah banyak di AS, dengan menyuruh orang lain untuk mengantre. Bahkan, di tokonya, kebanyakan peminat iPad berasal dari Macau dan Taiwan. Lou sendiri baru saja membeli tambahan 11 iPad dari Leung untuk dipajang dan dijajakan di tokonya.

Promo Apple terhadap iPad terbukti berhasil. Berdasarkan data eBay, sekira 80 persen pemesan iPad di situs jual beli tersebut berasal dari luar AS.

(Sarie )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement