JAKARTA - Lima PO bus tertua di Indonesia yang masih eksis hingga sekarang menarik diketahui. Artikel ini akan mengulas kelima perusahaan otobus (PO) tertua di Indonesia.
Bus menjadi moda transportasi favorit bagi masyarakat Indonesia. Bahkan, sebelum Indonesia merdeka sudah ada PO yang beroperasi.
Berikut 5 PO bus tertua di Indonesia yang masih eksis hingga sekarang, sebagaimana dihimpun Okezone, Jumat (17/4/2026):
PO ini sudah beroperasi sebelum Indonesia merdeka yakni tepatnya pada 1937. PO NPM didirikan di Padangpanjang, Sumatera Barat.
NPM menjadi PO tertua di Indonesia. Kini, PO tersebut masih eksis dalam usianya yang menginjak 89 tahun.
Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) termasuk salah satu bus tertua di Indonesia. Cikal bakal DAMRI pada zaman pendudukan Jepang, tepatnya pada 1943.
DAMRI resmi terbentuk pada 25 November 1946 melalui maklumat Menteri Perhubungan No.01/DAM/46. DAMRI saat itu memiliki tugas utama sebagai pengangkutan darat tak hanya dengan bus tapi juga truk.
Perusahaan Motor Transport Ondernemer Hasan (PMTOH) merupakan salah satu bus tertua di Indonesia. PMTOH telah berdiri sejak 1957
Perusahaan transportasi ini berasal dari Aceh. PMTOH melayani berbagai rute dari Banda Aceh menuju medan dan beberapa kota di Pulau Jawa.
Antar Lintas Sumatera (ALS) tentunya sudah tidak asing bagi bus mania. PO bus ALS sangat populer, terutama bagi masyarakat Sumatera.
PO ALS didirikan di Mandailing Natal, Sumatera Utara, pada 29 September 1966. PO ALS melayani rute menuju Pulau Jawa. Bahkan ALS menjadi salah satu bus dengan trayek terjauh.
OBL merupakan singkatan nama dari pendirinya yaitu Oei Bie Lay atau Darmoyono. OBL termasuk salah satu bus tertua di Indonesia. Bus OBL yang berasal dari Jawa Tengah ini sudah beroperasi sejak 1969.
Bus OBL sendiri memiliki rute Magelang menuju Ngadirejo, dan Jakarta menuju Yogyakarta.
(Erha Aprili Ramadhoni)