JAKARTA - Perang meletus di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel. Perang ini berdampak terhadap pengiriman supercar ke kawasan Timur Tengah.
Diketahui, supercar sangatlah populer di kawasan Timur Tengah. Namun, dampak perang tersebut, sejumlah brand menunda pengiriman supercar tersebut, melansir Carscoops, Jumat (20/3/2026).
Menurut Bloomberg, Ferrari telah menghentikan sebagian besar pengiriman di wilayah yang dilanda perang tersebut. Namun, beberapa model telah diterbangkan.
Merek Italia lainnya, Maserati, juga telah menghentikan sementara pengiriman ke Timur Tengah. Hal ini dikatakan sebagai respons terhadap "tantangan logistik dan kekhawatiran keselamatan."
Penghentian pengiriman tidak hanya terbatas pada produsen mobil Italia, karena Bentley juga telah menekan tombol jeda. CEO Frank-Steffen Walliser menyinggung perang tersebut awal pekan ini.