Inilah Penyebab Motor Mati saat Terjang Hujan dan Banjir

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Senin 19 Januari 2026 14:55 WIB
Inilah Penyebab Motor Mati saat Terjang Hujan dan Banjir (Ilustrasi/Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Inilah penyebab motor mati saat terjang hujan dan banjir. Penyebab ini penting diketahui pengendara agar motor tak mati saat melintasi jalanan tergenang. 

Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan. Hujan baik dengan intensitas ringan dan lebat bisa terjadi.   

Karena itu, pengendara perlu berhati-hati saat menerjang hujan demi menjaga keselamatan. Selain itu, ada risiko motor mati saat melibas hujan dan banjir. 

Berikut sejumlah penyebab motor mati saat terjang hujan dan banjir, sebagaimana dihimpun Okezone, Senin (19/1/2026): 

1. Knalpot Kemasukan Air 

Air hujan yang masuk ke knalpot dapat mengganggu pembuangan gas serta mempengaruhi kinerja mesin. Karena itu, saat melintasi banjir, pastikan air tidak masuk ke bagian knalpot. 

2. Filter Udara Basah

Penyebab lainnya adalah filter udara basah karena terkena hujan. Hal ini bisa menghambat aliran udara ke mesin, sehingga pembakaran tidak sempurna dan motor terasa ngadat. Karena itu, coba cek filter udara. Jika menemukan filter udara basah, segera keringkan atau ganti baru. 

3. Sistem Kelistrikan Kemasukan Air 

Ketika menerjang hujan, jangan sampai air masuk ke bagian-bagian kelistrikan motor. Ini seperti busi, koil pengapian, atau kabel-kabel yang terhubung ke sistem pengapian. 

Jika kemasukan air, bisa mengakibatkan percikan api tidak stabil bahkan mati sehingga motor terasa tersendat ata mogok. Karena itu, segera periksa komponen kelistrikan itu dan pastikan tidak ada air yang menggenang atau koneksi yang longgar.

 

4. Sistem Bahan Bakar Kemasukan Air

Penyebab lainnya adalah air masuk ke dalam karburator atau tangki bahan bakar. Hal ini dapat membuat pembakaran di mesin bisa terganggu sehingga motor sulit menyala atau berjalan tidak stabil. Segera periksa karburator dan pastikan tidak ada air yang masuk. Jika perlu, bersihkan karburator dan pastikan tutup tangki bahan bakar tertutup rapat.

5. Sistem Pengapian Lembab

Faktor lainnya adalah komponen pengapian seperti CDI atau kabel busi lembab sehingga dapat dapat mengakibatkan percikan api tidak stabil. 

6. Tangki Kemasukan Air 

Tutup tangki bahan bakar yang tidak rapat bisa membuat air hujan masuk ke dalam tangka, sehingga bercampur dengan bahan bakar dan mengganggu kinerja mesin. Karena itu, pastikantangka bahan bakar tertutup rapat agar tidak kemasukan air. 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya