Setelah itu, ia berlabuh di beberapa klub besar seperti Persisam Samarinda, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, PKNS, Pusamania Borneo hingga Arema Cronus. Di Arema, ia menjadi kapten.
Tak hanya itu, Hamka pun menjadi salah satu pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Ia dikontrak dengan harga fantastis oleh PKNS Selangor, Malaysia.
Di dalam lapangan, Hamka menjadi salah satu pemain yang paling sering mengumbar emosi. Dari sana ia mendapat pelajaran dan kemudian menjadikannya sebagai kapten tim. Setelah menjadi seorang kapten, Hamka terlihat cukup tenang dan semakin dewasa dalam bermain.
Berkat kualitas permaianannya, Hamka juga menjadi salah satu pemain yang paling sering memperkuat timnas Indonesia. Ia membela timnas kurang lebih selama 10 tahun seperti pada ajang penyisihan Piala Asia 2004, Piala Tiger 2004, Piala AFF 2010, dan Pra Piala Dunia 2014.
(Rina Anggraeni)