Konsultan lokal Wellsenn XR menemukan kemitraan berkelanjutan Apple tersebut dalam analisis bill of material (BOM). Selain itu, Apple dijadwalkan untuk bekerja sama dengan perusahaan China daratan lainnya, termasuk Cowell E Holdings dan Shenzhen Desay Battery Technology.
Di sisi lain, Apple bekerja sama dengan 11 perusahaan Taiwan untuk membantu menerapkan Vision Pro. Apple bermitra dengan perusahaan Taiwan terkemuka, termasuk Largan Precision Co, Genius Electronic Optical Co, GIS-KY, dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co.
Mitra terpilih membantu Apple dalam mengintegrasikan perangkat keras, seperti teknologi layar. Selain itu, Apple bekerja sama dengan pemasok industri besar seperti Samsung Electronics, LG Electronics, dan Sony untuk debut pasar Vision Pro.
Tingginya harga Vision Pro tidak hanya berasal dari material pembuatannya saja, tetapi juga mempertimbangkan biaya pengembangan dan produksinya yang mahal.
CEO Apple Tim Cook pada Juli 2023 mengatakan bahwa harga Vision Pro berasal dari tingginya biaya produksi yang dianggapnya sebagai terobosan teknologi.