Perlu diketahui jaringan supercharger Tesla secara luas diakui lebih unggul dibandingkan dengan stasiun pengisian lainnya. Hal ini dikarenakan pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat itu memiliki colokan CCS dan CHAdeMO yang kurang digunakan oleh pengguna mobil elektrifikasi sejauh ini.
Saat ini, Tesla mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memiliki 45.000 supercharger yang tersebar di seluruh dunia. Pihaknya juga mengklaim bahwa Tesla supercharger hampir sempurna tanpa adanya kendala serius. Hal ini dapat dibuktikan dengan waktu pengisian rata-rata supercharger tahun lalu sebesar 99,95 persen.
Hingga saat ini, Tesla supercharger hanya dapat digunakan oleh pemilik Tesla. Namun Tesla sudah menawarkan akses ke kendaraan elektrifikasi non-Tesla untuk dapat menggunakannya pada beberapa tahun mendatang.
Alvitho Devano
(Imantoko Kurniadi)