ANEH tapi keren. Ungkapan itu mungkin cocok diberikan untuk topi Gboard. Pasalnya topi ini memiliki desain layaknya keycap.
Tak cuma sebagai gimmick, topi ini juga berfungsi sebagai keyboard berkat sensor inersia enam sumbu yang ada di dalamnya. Pengguna hanya perlu memutar topi ke kiri atau ke kanan lalu menekannya untuk memilih huruf.
Menariknya lagi, saat topi ditekan, akan muncul efek suara mirip ketika kita mengetik keyboard. Adapun untuk konektivitas-nya bisa dihubungkan ke smartphone atau laptop melalui Bluetooth.
Dalam video yang dirilis di kanal YouTube Google Jepang, tim pengembang mengatakan, untuk mencapai posisi teratas, mereka selalu melakukan brainstorming untuk input teks yang lebih baik.
Mereka menemukan ide untuk menghadirkan keyboard yang lebih portabel dan modis adalah dengan membuat topi Gboard.
"Saat itulah kami mengembangkan keyboard yang dapat dikenakan ini,” kata tim pengembang dikutip dari New York Post pada Senin (9/10/2023) dalam video yang memperlihatkan topi tersebut.
Proyek Gboard CAPS bukanlah produk Google yang berlisensi resmi, namun para insinyur di divisi perusahaan Jepang menjadikannya sumber terbuka dengan memberikan petunjuk perakitan dan penggunaan di GitHub untuk memungkinkan siapa pun membuat sendiri alat serupa.
Untuk diketahui, Google Jepang memang dikenal karena selera humornya yang unik dan kesediaannya untuk menciptakan alat-alat aneh. Tahun lalu, para insinyur divisi ini menciptakan keyboard sepanjang 165 sentimeter yang setiap tutsnya ditempatkan pada baris yang sama.
Perangkat tersebut diberi nama Gboard Bar. Ini seperti Gboard CAPS, juga bersifat open source sehingga siapa pun dapat mengikuti petunjuk dan membuatnya sendiri.
(Saliki Dwi Saputra )