25 Merek Mobil Berpotensi Sebar Data Pribadi Pengguna, Kok Bisa?

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 07 September 2023 23:44 WIB
Ilustrasi data pribadi. (Doc. freepik)
Share :

JAKARTA - Mobil dengan teknologi tinggi belakangan menjadi idaman banyak orang. Padahal pengguna harus sadar ternyata kendaraan canggih berpotensi melanggar privasi pengguna lho.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan Mozilla menyebut, setidaknya ada 25 merek mobil yang dapat merusak privasi pemiliknya.

Laporan itu menemukan bahwa pabrikan otomotif dapat mengumpulkan dan membagikan data yang sangat pribadi, mulai dari ekspresi wajah, informasi kesehatan bahkan hingga aktivitas seksual.

Mirisnya lagi, data-data tersebut disebut dapat dijual kepada pihak ketiga, seperti dikutip dari Metro, Kamis (7/9/2023).

Dalam kasus Kia, kebijakan privasi yang mereka usung secara terang menyebut bahwa mereka dapat mengumpulkan informasi tentang ras, etnis, keyakinan agama atau filosofi, orientasi seksual, kehidupan seks dan pandangan politik.

Selain mengumpulkan berbagai macam data pribadi, separuh dari produsen dalam penelitian ini dapat berbagi informasi dengan pemerintah atau penegak hukum, dan dapat diminta secara langsung tanpa melalui putusan perintah pengadilan.

Dalam kasus Nissan, pengguna di Amerika Serikat harus bersiap untuk mengumpulkan data termasuk nomor SIM, nomor identifikasi nasional atau negara bagian, status kewarganegaraan, status imigrasi, ras, asal negara, keyakinan agama atau filosofi, orientasi seksual, aktivitas seksual, geolokasi yang tepat, data diagnosis kesehatan, dan informasi genetik.

Ke 25 merek yang dinilai survei terbaru ini, dinyatakan gagal untuk menjaga privasi konsumen.

"Banyak orang menganggap mobil mereka sebagai ruang pribadi, melakukan percakapan pribadi dengan anak dalam perjalanan ke sekolah, menangis karena putus cinta, atau berkendara ke tempat yang mungkin tidak Anda inginkan," kata direktur program PNI Jen Caltrider.

"Tetapi persepsi itu tidak lagi sesuai dengan kenyataan. Semua mobil baru saat ini adalah mimpi buruk privasi di atas kendaraan yang mengumpulkan informasi pribadi dalam jumlah besar," lanjutnya.

Dari temuan ini, mobil mendapat skor privasi yang lebih buruk dibandingkan pelacak kebugaran, aplikasi kesehatan reproduksi, speaker pintar, dan peralatan rumah tangga lainnya yang terhubung.

Mozilla melaporkan pihaknya juga tidak dapat memastikan apakah ada merek yang dinilai mengenkripsi data pribadi yang disimpan di kendaraan. Hanya satu merek, Mercedes, yang menjawab pertanyaan Mozilla mengenai enkripsi.

Laporan tersebut juga menyebut Audi dan Tesla disebut memiliki kebijakan privasi yang membingungkan, karena terjabarkan dengan panjang lebar. Sementara merek lain juga memiliki lebih dari lima dokumen privasi yang berbeda.

(Imantoko Kurniadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya