Produsen Lokal Ini Siap Kembangkan Motor Listrik, Jawab Kebutuhan Masyarakat Indonesia

Wahyu Sibarani, Jurnalis
Selasa 08 Agustus 2023 10:33 WIB
Maka Motors siap kembangkan motor listrik sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. (Doc. freepik)
Share :

JAKARTA - Motor listrik China tidak dipungkiri cukup mendominasi pasar Indonesia, tapi produsen lokal sejatinya juga tengah berupaya menjaga eksistensinya, salah satunya ialah Maka Motors.

Produsen lokal satu ini rencananya akan memiliki kantor dan fasilitas produksi di wilayah Cikarang, Jawa Barat.

Rencananya pada wilayah itu mereka akan memproduksi motor dengan mempekerjakan 200 orang tenaga produksi.

"Maka Motors didirikan pada 2021 oleh Raditya Wibowo dan Arief Fadillah, mantan eksekutif Gojek. Keduanya kini ingin membuat motor listrik yang bisa memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat Indonesia," kata Nikkei Asia, dikutip Selasa (8/8/2023).

Saat ini populasi motor listrik di Indonesia memang didominasi oleh buatan China. Menurut Maka Motors motor-motor listrik buatan China tidak memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Menurut mereka masyarakat Indonesia membutuhkan motor listrik yang kuat dan tangguh. Tidak hanya untuk mengangkut penumpang tapi juga barang.

Diperkirakan Nikkei Asia, motor listrik buatan Maka Motors akan hadir dalam bentuk skutik dengan ruang bagasi dan jok motor berukuran besar agar bisa membawa penumpang dengan aman dan nyaman.

"Untuk motor listrik yang mereka buat, Maka Motors berencana memproduksi motor listrik dengan baterai yang lebih tahan lama dan jauh jarak tempuhnya ketimbang motor-motor listrik buatan China," jelas laporan tersebut.

Sementara dalam penelusuran MNC Portal Indonesia di situs resmi Maka Motors diketahui memang sangat ingin membuat motor listrik khas Indonesia.

"Tujuan kami sangat mudah, sebisa mungkin membuat motor listrik terbaik, dibuat oleh orang Indonesia untuk masyarakat Indonesia," tulisnya.

Diketahui beberapa pekan lalu Maka Motors mendapatkan pendanaan tahap awal sebesar USD37,6 juta atau setara Rp563 miliar. Dalam keterangannya, Chief Executive Officer Maka Motors, Raditya Wibowo berujar bahwa pihaknya tengah melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) selama dua tahun untuk mengembangkan kendaraan listrik roda dua.

Dia menilai ada sejumlah persepsi bahwa kendaraan listrik masih belum sepenuhnya bisa menjadi pengganti serius untuk sepeda berbahan bakar bensin. Kendaraan listrik masih belum dianggap sebagai pengganti yang kompetitif.

"Bagi banyak orang Indonesia, sepeda motor menjadi aset termahal mereka. Jadi ada harapan yang tinggi dari motor meraka. Mereka perlu memiliki driving range. Mereka membutuhkan tenaga yang cukup untuk menyalip mobil di jalan. Mereka juga perlu tampil keren, perlu ada ruang penyimpanan yang cukup agar nyaman untuk membawa penumpang," jelas Raditya.

Menurut pandanganya, sejauh ini belum ada motor listrik dengan kemampuan tersebut, shingga bisa jadi peluang untuk mengembangkan segala tantangan tersebut untuk menjawab kebutuhan para pengguna.

(Imantoko Kurniadi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya