Mengenal J Robert Oppenheimer, Rekan Sejawat Einstein yang Ciptakan Bom Atom

Wahyu Sibarani, Jurnalis
Selasa 18 Juli 2023 11:12 WIB
J Robert Oppenheimer. (Foto: Pulitzer.org)
Share :

Tidak boleh ada kejadian seperti itu lagi. Setelah Perang Dunia II berakhir, J Robert Oppenheimer kemudian mengambil langkah untuk mencegah masa depan seperti itu. Dia mulai bekerja dengan Komisi Energi Atom AS untuk mengontrol penggunaan senjata nuklir.

Pada tahun 1949, ketika Presiden Amerika Harry S Truman mendekati komisi tentang pembuatan bom hidrogen (H-bomb), dia langsung menentangnya. Terlepas dari penentangannya, Amerika Serikat tetap mengembangkan H-bomb dan mengujinya pada tahun 1952.

Namun perlawanan J Robert Oppenheimer akhirnya membuat dia kehilangan pekerjaannya. Selama era McCarthy, pemerintah mencopotnya dari pekerjaannya dengan komisi tersebut, dengan alasan penentangannya terhadap bom hidrogen serta hubungannya dengan komunis yang diakuinya.

Masuknya J Robert Oppenheimer dalam daftar hitam (black list) lebih berkaitan dengan penentangannya terhadap bom hirogen daripada teman-teman komunisnya. Namun, itu menciptakan skandal yang mengikutinya sampai kematiannya pada tahun 1967. 

Selama beberapa dekade setelah itu, orang-orang terus berspekulasi tentang apakah dia adalah mata-mata Uni Soviet. Sekarang, J Robert Oppenheimer sebagian besar dikenang sebagai ilmuwan yang dianiaya karena mencoba mengatasi masalah moral ciptaannya. 

Meskipun ada beberapa seruan, tidak ada negara yang menggunakan bom nuklir sebagai senjata sejak Hiroshima dan Nagasaki dibom. Ini berarti, sejauh ini, dunia dapat menghindari masa depan nuklir yang dikhawatirkan J Robert Oppenheimer sudah mulai bergerak.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya