Heboh Nikuba Diambil Ferrari dan Lamborghini, Ternyata Sudah Ada Sejak 1860

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Senin 10 Juli 2023 13:33 WIB
Alat Nikuba karya Aryanto Misel bisa mengubah air jadi bahan bakar. (Foto: Instagram Nikuba Hidrogen)
Share :

ALAT bernama Nikuba (Nikubanyu) memang tengah viral belakangan ini, lantaran dilirik produsen otomotof asa Italia, Ferrari dan Lamborghini. Alat buatan Anak Indonesia ini disebut dapat mengubah air menjadi bahan bakar.

Adalah warga Cirebon, Aryanto Misel, yang berhasil membuat alat tersebut. Nikuba buatan Aryanto Misel sebenarnya sudah digunakan sejak lama, dan pernah dipakai personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI dari Komando Resor063/Sunan Jati, Cirebon, dan Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung.

Tapi, alat inovasi ini masih menyimpan tanda tanya. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, seorang ahli konversi energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) mengatakan Nikuba masih membutuhkan riset yang sangat panjang.

“Ini sebenarnya sudah lama, sudah dikenal sejak 1860. Semua orang sudah tahu kalau air itu bisa diubah menjadi bahan bakar. Untuk Nikuba ini, kita harus mengujinya lebih lanjut, atau setidaknya diukur bersama-sama lah,” kata Tri saat dihubungi MNC Portal.

Tri Yuswidjajanto mengatakan penemuan ini tak digunakan dalam industri mana pun karena ada banyak efek negatif yang ditimbulkan. Selain itu, energi yang dibutuhkan untuk memisahkan antara hidrogen dan oksigen sangat besar.

“Dalam hal energi itu ini tekor. secara fisika itu nggak dikembangkan untuk bahan bakar kendaraan karena butuh energi yang lebih besar ketika untuk memecahnya. Mungkin suatu saat nanti ditemukan zat kimia, dalam hal ini katalis, itu bisa digunakan,” ujarnya.

Untuk saat ini, Tri juga meragukan alat inovasi Nikuba bisa menggantikan bahan bakar sepenuhnya. Pasalnya, masih dibutuhkan mesin konvensional untuk menggerakkan kendaraan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya