Daftar 101 Aplikasi Aplikasi Andorid yang Berisi Malware Berbahaya

Anjasman Situmorang, Jurnalis
Selasa 06 Juni 2023 08:09 WIB
Aplikasi Andorid Berbahaya. (Foto: Shutterstock)
Share :

APLIKASI Android memang merupakan open source operating system yang artinya semua orang bisa membuat dan mengedit aplikasi tersebut dan dapat dilepas ke Android Market. Sayangnya, kebebasan ini juga membuat banyak orang mengeluarkan aplikasi yang berbahaya.

Tercatat, ada 101 aplikasi yang disusupi malware baru dan telah diunduh secara total lebih dari 400 juta kali di Google Play Store. Jenis malware baru yang ditemukan kali ini melakukan pengintaian alias spyware bermama SpinOK. Apabila SpinOK tersimpan di aplikasi, maka ia punya kendali untuk mencuri data sensitif di perangkat Android.

Data yang telah dicuri itu dikirimkan ke server jarak jauh yang dikendalikan peretas pembuat malware tersebut. SpinOK bisa menghindari deteksi dan mengelabui pengembang aplikasi saat menyusup.

Agar tak dicurigai, malware itu kelihatan aman dengan memberikan mini-game kepada pengguna serta hadiah harian agar mereka tetap setia menggunakan aplikasi tersebut. Namun dibalik itu semua SpinOK melakukan tugasnya yang berbahaya di latar belakang.

Dia bahkan bisa memeriksa data sensor perangkat untuk memastikan ponsel tersebut asli. Kemudian malware akan mencuri informasi berharga tanpa sepengetahuan pengguna, seperti dikutip dari Gizchina.

Secara total ada 101 aplikasi yang disusupi malware bahaya ini dengan total 421.290.300 kali unduhan di Play Store. Berikut ini aplikasi teratas dengan unduhan paling banyak.

• Noizz: video editor with music - 100 juta unduhan

• Zapya – File Transfer, Share - 100 juta unduhan

• vFly: video editor&video maker - 50 juta unduhan

• MVBit – MV video status maker - 50 juta unduhan

• Biugo – video maker&video editor - 50 juta unduhan

• Crazy Drop - 10 juta unduhan

• Cashzine – Earn money reward - 10 juta unduhan

• Fizzo Novel – Reading Offline - 10 juta unduhan

• CashEM: Get Rewards - 5 juta unduhan

• Tick: watch to earn - 5 juta unduhan

Pintarnya lagi, SpinOK ini tampil di aplikasi sebagai Software Development Kit (SDK) yang menampilkan iklan tidak berbahaya. Mini game yang ditawarkan mampu mempertahankan banyak pengguna aplikasi.

SDK seperti ini bertujuan untuk mencuri data pengguna. Dia juga dapat mengakses file di perangkat, mengunggah file atau memodifikasi clipboard. Dengan begitu, sang operator bisa mengambil kata sandi akun, informasi kartu kredit, dan data pribadi lainnya.

Agar terhindar dari malware berbahaya, pastikan mengunduh aplikasi dari sumber terpercaya. Baca ulasan sebelum mengunduh dan tetap waspada dengan aplikasi yang terlalu banyak meminta izin perangkat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya