Sebagaimana dilansir dari IFL Science, hasil studi ini terungkap setelah melalui analisis filogenetik dan perbedaan morfologi. Ini juga hasil kerja 30 tahun oleh peneliti lainnya, Steve Richards.
Richards mengatakan telah menghabiskan banyak waktu untuk menemukan spesies ini serta mempelajari biologi mereka.
“Papua Nugini memiliki lebih banyak spesies katak daripada pulau lain mana pun di dunia dan sebagian besar tidak ditemukan di tempat lain,” kata Richards.
Hal ini terbukti dari sebuah penelitian yang terbit pada tahun 2022. Hasil temuan itu mengungkapkan bahwa Melanesia menyimpan fauna amfibi kepulauan paling banyak di dunia.
Faktanya, spesies katak pohon genus Litoria seperti ini lebih banyak ditemukan pada tahun 2019 lalu. Beberapa di antaranya memiliki bentuk unik, seperti katak pinokio yang berhidung panjang.