JAKARTA – Motor Honda BeAT masih menjadi incaran masyarakat Indonesia. Namun, keamanan dari skuter matik (skutik) yang diluncurkan pada 2008 silam ini masih dipertanyakan.
Honda BeAT adalah salah satu motor yang menjadi incaran pencuri. Dibanding dengan produk motor Honda lainnya, BeAT termasuk motor yang mudah dibobol karena hanya diamankan dengan secure key shutter (SKS) atau penutup lubang kunci.
Fitur ini mudah dibobol, karena pencuri hanya butuh mengeluarkan magnet untuk membukanya. Menanggapi hal tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) mengungkapkan bahwa pihaknya telah membekali seluruh produknya dengan fitur keamanan.
“Apa pun pasti di situ ada (fitur keamanan), dari pihak produsen ada pasti langkahnya secara kualitas, safety juga kita lakukan. Tapi kembali lagi, butuh dukungan dari perilaku konsumen kita, kemudian lingkungan sekitar juga saling jaga,” kata Marketing Director AHM Octavianus Dwi saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (10/4/2023).
Octavianus menuturkan, pihaknya berusaha memberi produk terbaik kepada konsumen, termasuk Honda BeAT. Ia juga mengaku telah mendengar keluhan konsumen terkait masalah tersebut. Ia berharap agar kedepannya bisa menciptakan inovasi untuk mengurangi angka pencurian motor.
“Kita sadar itu motor yang banyak dicari, sehingga bagaimana kita memberikan pengalaman, dan tadi itu meminimalkan negatifnya pasti,” ujar Octa.
Diketahui, untuk mengurangi tindak pencurian, teknologi keyless sangat dibutuhkan. Sistem ini menyulitkan pencuri membobol motor karena tidak ada lubang kunci yang dirusak untuk menyalakan mesin.
“Boleh diusulkan, nanti akan dipertimbangkan. Tunggu saja, kita akan selalu mendevelop itu. Ya, nanti akan jadi pertimbangan, Honda akan selalu mengikuti kebutuhan, karena keyless pun waktu awal juga banyak beberapa perlu penyesuaian dari konsumen juga,” ucapnya.
(Citra Dara Vresti Trisna)