Seberapa Bahaya Klakson Telolet untuk Kendaraan? Sopir Bus Wajib Tahu

Muhamad Fadli Ramadan, Jurnalis
Kamis 29 Desember 2022 06:00 WIB
Klakson telolet. (Foto: Instagram/@farhan.syah466)
Share :

Kebocoran angin yang terjadi, kata Wildan, dapat dideteksi dengan mudah tanpa menggunakan alat khusus. Ia juga mengimbau kepada seluruh sopir agar memasang klakson tambahan di bengkel yang tepat.

“Sebenarnya yang bahaya bukan klaksonnya, tapi karena ambil sumber anginnya dari tabung angin yang buat pengereman. Instalasinya juga tidak sesuai dengan standar praktisi industri. Inilah bahayanya. Ketika ada kebocoran yang tidak terdeteksi, dan angin di dalam tabung menunjukkan angka 5 bar, selesai,” ucapnya.

Selain itu, Wildan juga meminta sopir truk untuk memeriksa minyak rem secara berkala untuk memastikan pengereman sempurna. Pasalnya, komponen ini menjadi salah satu yang memainkan peran besar dalam sistem pengereman.

“Minyak rem itu kalau diganti dengan air biasa sebenarnya bisa bekerja, tapi yang jadi masalah itu kan titik didihnya. Jadi periksa secara berkala minyak rem perlu dilakukan. Sebenarnya kalau minyak rem tidak kemasukan air tidak perlu diganti, kandungan air pada minyak rem itu maksimal 4 persen, itu harus segera diganti,” ungkapnya.

(Citra Dara Vresti Trisna)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya