2. Stiker barcode
Cara berikutnya untuk melihat keaslian barang dapat dilakukan dengan melihat stiker barcode yang ada pada kemasan. Barcode tersebut dapat discan yang dapat menunjukkan nomor registrasi dan disesuaikan dengan kondisi barang. Sebaliknya, spare parts KW tidak memiliki scan barcode.
3. Membeli langsung di toko aslinya
Jika enggan untuk berspekulasi atau takut tertipu, ada baiknya membeli langsung ke toko resminya. Biasanya parts asli dapat didapatkan di bengkel resmi atau dealer. Hal ini mengurangi risiko mendapat spare parts KW.
4. Harga jual
Jangan pernah tergoda mendapat harga murah dari bengkel. Karena, agar dapat bersaing dengan spare parts asli, produsen spare parts KW memberi harga yang lebih murah.
5. Masa garansi
Keaslian spare parts juga dapat dilihat dari tanggung jawab produsen pada barang yang diproduksinya. Produsen barang asli berani memberikan garansi pada produk yang dijual. Oleh karena itu, sebelum membeli spare parts, hendaknya tanyakan dulu garansi yang diberikan.
(Citra Dara Vresti Trisna)