JAKARTA - Setelah pemerintah memutuskan suntik mati TV Analog, ternyata banyak warga masyarakat yang belum siap dengan kondisi ini.
Banyak di antara kita ternyata hanya mampu memiliki pesawat televisi analog bahkan pesawat televisi tabung. Dan tidak mampu untuk membeli STB agar bisa menangkap siaran digital.
Warga pun ramai-ramai curhat di TikTok tentang keadaan yang tidak menyenangkan ini.
Salah satunya akun @Karmila Yono Jambak menulis: "Berasa dijajah negara sendiri. Mau nonton TV saja sulit. Ingat Pak, di Indonesia tidak semuanya orang kaya. Kasihan rakyat kecil yang seperti kami, Pak. Boro-boro mau beli Set Top Box, untuk bisa makan saja, Alhamdulillah."
Postingan ini pun ramai dikomentari warga yang juga merasakan problema serupa. Namun ada juga yang mencoba menyabarkan warga ini. "Sabar...sabar...," tulis @Slxmet Rxxnto.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran TV analog dan beralih ke siaran digital di Jabodetabek dimulai 2 November 2022.
Ia menyebut, posisi pemerintah dalam program ASO adalah memfasilitasi dan mendukung industri untuk menghadapi disrupsi digital.
"ASO ini justeru kita lakukan agar industri pertelevisian bisa bersaing dengan disrupsi digital," tuturnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)