Dalam melakukan langkah tersebut biasanya membutuhkan pemanas, tetapi enzim dapat bekerja selama beberapa jam pada suhu normal, dalam air dan pada pH netral sehingga tidak perlu pra-perawatan seperti panas atau radiasi.
“Studi ini menunjukkan bahwa air liur larva mungkin menjadi penyimpanan enzim pendegradasi yang bisa merevolusi bidang bioremediasi,” kata para peneliti dalam jurnal Nature Communications.
Jutaan ton plastik dibuang setiap tahun, dampak polusinya sudah menyelimuti Bumi. Mengurangi jumlah plastik yang digunakan sangat penting, seperti pengumpulan dan pengelolaan limbah dengan tepat, dan dengan mendaur ulang plastik dapat mengurangi produksi plastik baru.
Menurut Dr. Clemente Arias, salah satu peneliti dari Dewan Riset Nasional Spanyol, dengan adanya temuan dari studi ini, banyak hal dan pemikiran untuk mengembangkan strategi baru dalam menangani sampah-sampah plastik di dunia.
(Ahmad Muhajir)