Manusia Tertawa Bukan Sekadar Ekspresi Terkait Hal Lucu, Lalu Apa?

Maryam Nurfauziah, Jurnalis
Selasa 27 September 2022 16:08 WIB
Manusia tertawa bukan sekadar ekspresi terkait hal lucu, lalu apa? (Foto: Freepik)
Share :

Cinta dan tawa

Meneliti data tentang tawa ini juga memungkinkan kita untuk berhipotesis mengapa orang jatuh cinta pada seseorang karena "dia membuatku tertawa." Ini bukan hanya kekonyolan. Itu bisa menjadi sesuatu yang lebih rumit.

Jika tawa orang lain membuat kita tertawa, orang itu memberi tahu kita bahwa kita bisa santai, bahwa kita aman, dan itu membangun kepercayaan.

Jika tawa kita diprovokasi oleh leluconnya, itu membantu kita mengatasi rasa takut yang disebabkan oleh situasi yang aneh atau asing.

Dan jika kemampuan seseorang untuk menjadi lucu mengilhami kita untuk mengatasi ketakutan kita, kita lebih tertarik pada mereka. Ini bisa menjelaskan mengapa kita memuja mereka yang membuat kita tertawa.

Tentu saja, di zaman modern ini, kita tidak memikirkan tawa. Kita hanya menikmatinya karena perasaan senang yang diberikannya.

Dari perspektif evolusioner, perilaku manusia ini mungkin memiliki fungsi penting dalam persepsi bahaya dan pelestarian diri. Bahkan sekarang, jika kita menghadapi bahaya, kita sering tertawa setelahnya karena rasa lega.

(Ahmad Muhajir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya