Mengenal Dark Web, Tempat Orang Mencari Hacker dan Aktivitas Ilegal Lainnya

Mirsya Anandari Utami, Jurnalis
Rabu 21 September 2022 19:38 WIB
Ilustrasi Dark Web. (Foto: Shutterstock)
Share :

Dengan sifat dark web yang anonimus, akan sangat melindungi identitas para peretas agar tetap tersembunyi. Mereka pun dapat melakukan transaksi jual beli data secara aman dan tersembunyi.

Selain menggunakan mata uang biasa dalam melakukan transaksi, para peretas juga menerima bitcoin sebagai alat transaksi mereka. Bitcoin merupakan mata uang kripto yang memungkinkan dua pihak melakukan transaksi tanpa mengetahui identitas satu sama lain. Meski terdapat banyak jenis mata uang kripto, namun penggunaan bitcoin adalah yang paling populer dan digunakan di hampir semua situs web perdagangan gelap.

Situs perdagangan pada dark web pun sama seperti e-commerce pada umumnya, di mana terdapat keranjang, ulasan, dan merchant. Walaupun begitu, sifatnya yang anonim membuat transaksi jual beli rawan penipuan.

Untuk mengatasi hal itu, sebagian besar e-commerce dalam dark web menawarkan beberapa jenis layanan escrow yang menahan dana pelanggan hingga produk dikirim. Mengingat dark web tidak seperti open web, setiap komunikasi yang terjadi dalam transaksi dienkripsi sehingga memerlukan kunci PGP, kode untuk mendeskripsi pesan.

Dark web pun memungkinkan para penggunanya untuk berkomunikasi secara anonim. Hal ini tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi para whistleblower. Ketakutan akan ancaman dan kebocoran data dapat diatasi dengan dark web di mana pelapor bisa mengunjungi situs whistleblower untuk melaporkan suatu kejahatan secara anonim.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya