JAKARTA - Celah keamanan di TikTok kembali ditemukan. Hal itu diungkapkan oleh Microsoft, disebutkan bahwa memungkinkan akun untuk dibajak hanya dengan satu kali klik.
Dalam sebuah makalah yang diterbitkan ke blog Microsoft Security, dilaporkan celah dapat disalahgunakan oleh para penjahat dengan membagikan tautan yang dibuat khusus untuk tujuan pembajakan.
Celah tersebut dikatakan telah ada di semua versi TikTok Android, yang berarti telah mengancam miliaran pengguna karena aplikasi sudah diinstal lebih dari 1,5 miliar kali, melansir dari Techradar, Jumat (2/9/2022).
“Penyerang kemudian dapat mengakses dan memodifikasi profil TikTok pengguna dan informasi sensitif, seperti dengan mempublikasikan video pribadi, mengirim pesan, dan mengunggah video atas nama pengguna,” jelas Microsoft.
Microsoft menerangkan, celah berada di implementasi aplikasi antarmuka JavaScript, yang digunakan secara luas di TikTok untuk Android. Namun untungnya para peneliti belum menemukan bukti kalau kerentanan sudah dieksploitasi.