JAKARTA - Platform konten video pendek asal China, TikTok, dilaporkan sedang menguji fitur baru, yaitu pembatasan usia untuk para penggunanya.
Dilansir dari Reuters, Rabu (9/2/2022), tujuan fitur pembatasan usia ini supaya TikTok bisa memunculkan konten yang relevan ketika diakses oleh pengguna.
Sejauh ini, TikTok menguji fitur pembatasan usia dalam skala kecil dan baru sampai tahap mengukur efektivitas pembatasan konten bermuatan dewasa kepada para pengguna yang masih berusia remaja.
TikTok menyadari, kini memiliki pengguna remaja paling aktif dan banyak secara global, jadi pembatasan usia diperlukan agar konten- konten yang ada tidak serta merta diterima mentah- mentah oleh para penggunanya.
Anak usaha dari perusahaan ByteDance itu menjelaskan, standar pembatasan konten yang mengacu pada usia ini mengikuti standar yang sekarang sudah diterapkan untuk film, acara TV, dan juga gim.