Pemberian hadiah itu dikemas menjadi satu dalam perayaan ulang tahun salah satu anaknya di kediamannya di Desa Gajihan, Sabtu (1/1/2022) siang.
Nur Chamim melanjutkan, tiga mobil yakni Rubicon, New HRV, dan Alphard tersebut merupakan barang bekas dan bukan baru.
Terkait proses pengiriman dengan pengawalan dari kepolisian, dia menyatakan, hal itu adalah permintaan dari keluarga besarnya agar pengiriman mobil berjalan kondusif dan lancar.
"Supaya kondusif dan lancar, apalagi pengiriman tepat di Tahun Baru. Sekali lagi tidak bermaksud pamer, apa sih yang dipamerkan, toh di kalangan pengusaha Pati, kami itu masih kecil. Tiga mobil itu saja bekas, totalnya hampir Rp2 miliar. Kami beli cash dari rekan di Semarang," lanjutnya.
Dia meminta pemberian hadiah itu tak disangkutpautkan dengan pekerjaannya sebagai Sekdes. Pasalnya, Nur Chamim mengatakan dia adalah pengusaha.
"Jangan dihubungkan dengan pekerjaan saya sebagai sekdes yang hanya bergaji sekitar Rp3 juta. Karena sejak dulu, saya dan kakak adalah pengusaha madu, bisnis jual beli tanah, usaha pertanian dan perkebunan. Sekdes adalah pengabdian saya kepada masyarakat," terang Nur Chamim.
(Kurniawati Hasjanah)