Sadar akan penting dan perlunya rasa aman bagi para pasien dalam menjalankan berbagai prosedur kesehatan yang cukup besar, Rumah Sakit Mandaya Grup berinisiatif untuk menjadi pelopor dalam penggunakan teknologi E3D yang berbasis 3D Print ini.
”Dengan 3D Printing kita bisa menciptakan berbagai macam kelainan yang kita kehendaki, sehingga kita bisa berlatih berbagai macam skenario operasi yang diharapkan dan bisa meningkatkan kemampuan dokternya bila menghadapi kondisi yang sama secara riil,” jelas dr. Patar.
Melalui kolaborasi ini diharapkan mampu memajukan bidang kesehatan di Indonesia, yang tidak hanya meningkatkan kualitas prosedur medis secara teknis, juga dipercaya akan membantu menciptakan sumber daya medis yang semakin berkembang dan mampu mempersiapkan berbagai skenario dalam melakukan berbagai tindakan medis dengan resiko seminimal mungkin.
(Amril Amarullah (Okezone))