RUPANYA SpaceX mengakuisisi startup penyedia data satelit kecil Swarm Technologies. Kesepakatan langka perusahaan milik Elon Musk ini bertujuan untuk memperluas tim dan kemampuan teknologi untuk layanan ambisi layanan internet Starlink yang saat ini sedang berkembang.
Swarm yang memiliki 120 satelit SpaceBEE kecil di orbit, mencapai kesepakatan dengan SpaceX pada 16 Juli untuk bergabung. Hal ini berdasarkan pengajuan 6 Agustus dengan Komisi Komunikasi Federal.
Swarm akan menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh SpaceX setelah penyelesaian transaksi.
Adapun persyaratan dan rincian keuangan tentang kesepakatan itu tidak diungkapkan.
"Layanan Swarm akan mendapat manfaat dari kapitalisasi yang lebih baik dan akses ke sumber daya yang tersedia untuk SpaceX, serta sinergi yang terkait dengan akuisisi oleh penyedia layanan desain, manufaktur, dan peluncuran satelit," demikian tulis keterangan dalam dokumen kesepakatan, dikutip dari CNBC, Rabu (11/8/2021).
Menariknya, kesepakatan itu menandai akuisisi yang tidak biasa bagi SpaceX yang cenderung merancang dan membangun sistem in-house.