ESPOO - Komisi Eropa (EC) menunjuk Nokia untuk memimpin proyek pengembangan teknologi internet generasi keenam alias 6G.
Nokia akan memimpin proyek Hexa-X yang didanai EC di bawah program penelitian dan inovasi European Union's Horizon 2020 yang dijalankan mulai 1 Januari 2021 selama 2,5 tahun.
"Proyek ini bertujuan mengembangkan teknologi dasar, menyatukan para pemangku kepentingan industri di Eropa untuk memajukan teknologi dan mendefinisikan arsitektur baru untuk struktur cerdas dengan penggerak utama teknologi 6G," kata Nokia dilansir dari Mobileworldlive, Selasa (8/12/2020).
Penunjukan Nokia memimpin proyek ini karena perusahaan asal Finlandia tersebut memiliki unit penelitian sendiri, Nokia Bell Labs, yang berhasil mengembangkan teknologi seluler 4G dan 5G.
Baca Juga: Indosat Ooredoo dan XL Axiata Dorong Kesiapan Layanan 5G