Voyager Deteksi Semburan Sinar Kosmik hingga 23 Miliar Km di Tata Surya

Anjasman Situmorang, Jurnalis
Senin 07 Desember 2020 12:24 WIB
Pesawat penjelajah Voyager. (Foto: Live Science)
Share :

Baca Juga: Waduh! Berbekal Peta NASA, Alien Berpotensi Temukan Bumi

Plasma kemudian memanaskan elektron berenergi rendah yang kemudian merambat di sepanjang medan magnet. Pada beberapa kasus, data dari Voyagers menunjukkan butuh waktu sebulan bagi plasma untuk mengejar gelombang kejut yang semakin cepat. Wilayah hulu inilah yang sekarang disebut oleh ilmuwan sebagai guncangan sinar kosmik.

Memahami fisika radiasi kosmik dan gelombang kejut Matahari dapat membantu memberikan batas Tata Surya dengan lebih baik. Selain itu, hal ini juga dapat memberikan pemahaman tentang bintang yang meledak dan ancaman radiasi di luar angkasa.

(Sazili Mustofa)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita Ototekno lainnya