JAKARTA - Penelitian tentang potensi kehidupan di planet Mars masih terus dilakukan. Terbaru, para peneliti menemukan adanya kemungkinan kehidupan jauh di bawah permukaan Planet Merah (julukan Mars) pada masa lalu.
Penelitian yang dipublikasikan di Science Advances menunjukkan lapisan es di bawah permukaan mencair karena panas bumi, menghasilkan air, dan menyediakan lingkungan yang cocok untuk kehidupan.
Baca Juga: Studi Baru: Mars Miliki Banyak Air Sebelum Ada Kehidupan di Bumi
“Bahkan jika gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan uap air dipompa ke atmosfer Mars dalam simulasi komputer, iklim masih berjuang untuk mendukung Mars tetap hangat dan basah dalam jangka waktu yang panjang,” kata penulis utama studi, Lujendra Ojha, dikutip Fox News, Sabtu (5/12/2020).
Baca Juga: 3 Kawah Misterius Ditemukan di Mars, Diduga Berusia 4 Miliar Tahun
Penemuan dapat membantu para peneliti memahami paradok matahari muda redup sekitar 4 miliar tahun yang lalu. Kondisi ini, seharusnya menyebabkan permukaan Mars membeku. Namun yang terjadi justru sebaliknya, permukaannya hangat dan basah.
Sebelumnya, sekelompok peneliti terpisah pada Januari 2020 mengatakan, air di Mars mengandung bahan yang menunjukkan potensi kehidupan. Pada November, kelompok peneliti lain mengatakan ada air di permukaan Mars 4,4 miliar tahun lalu sebelum adanya kehidupan di Bumi.