PENGISIAN daya baterai smartphone kini mengalami perkembangan pesat. Tidak hanya menggunakan kabel, tapi juga wireless charger. Namun berdasarkan hasil penelitian, hanya sekira 29 persen orang yang menggunakannya.
Mengutip dari Sindonews, Senin (5/10/2020), mereka beralasan penggunaan wireless charger cukup merepotkan. Pengguna harus memiliki ponsel atau case yang bisa terkoneksi dengan wireless charging. Sebab, tidak semua ponsel bisa terkoneksi.
Baca juga: Terinspirasi Nikola Tesla, Perusahaan Ini Ingin Alirkan Listrik Tanpa Kabel
Alasan lainnya, proses pengisian daya menggunakan pengisi daya nirkabel lebih lama dibandingkan pengisian daya dengan kabel. Di dalam wireless charging terdapat komponen yang disebut induksi elektronagnetik. Gunanya memindahkan daya dari satu tempat ke tempat lain yakni ponsel.