Sebuah Studi Bahas "Penjelajahan Waktu", Mungkinkah Terjadi?

Hantoro, Jurnalis
Selasa 29 September 2020 15:31 WIB
Ilustrasi penjelajahan waktu. (Foto: Gizmodo)
Share :

Meskipun membingungkan, sebagian karena teori relativitas umum Einstein, yang memprediksi keberadaan kurva seperti waktu tertutup (CTC), akan memungkinkan seseorang untuk berinteraksi dengan masa lalu dari diri mereka sendiri dan tidak membahayakan mereka di masa depan.

Baca juga: Benarkah TikTok Jadi Aplikasi Mata-Mata Pemerintah China? 

"Dalam contoh pasien nol virus corona, Anda mungkin mencoba dan menghentikan pasien nol agar tidak terinfeksi, tetapi dengan melakukan itu Anda akan tertular virus dan menjadi pasien nol, atau orang lain akan," tambah Germain Tobar, mahasiswa University of Queensland sekaligus penulis utama studi baru ini, "Tidak peduli apa yang Anda lakukan, peristiwa penting akan terkalibrasi ulang di sekitar Anda."

Ia melanjutkan, "Ini berarti –tidak peduli tindakan Anda– pandemi akan terjadi, memberikan motivasi kepada diri Anda yang lebih muda untuk kembali dan menghentikannya. Berusahalah semaksimal mungkin untuk membuat paradoks, peristiwa akan selalu menyesuaikan diri, untuk menghindari adanya ketidakkonsistenan. Rentang proses matematika yang kami temukan menunjukkan bahwa perjalanan waktu dengan kehendak bebas dimungkinkan secara logis di alam semesta kita tanpa paradoks apa pun."

Baca juga: Ahli Satwa Ungkap Penyebab Kematian Ratusan Gajah di Botswana 

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya