Sebagai perbandingan, ada banyak perusahaan besar di luar sana yang tidak memiliki utang dan memiliki cadangan dana yang besar.
Alphabet yang merupakan induk usaha Google memiliki dana cadangan USD104 miliar. Sementara Samsung memiliki USD78 miliar, Microsoft dengan USD47 miliar, Facebook USD44 miliar, dan Alibaba USD13 miliar.
Akibat pandemi virus corona, tingkat utang perusahaan global telah melonjak sekitar 12 persen menjadi USD9,3 triliun.
"Covid telah mengubah segalanya," ungkap manajer portofolio di Janus Henderson, Seth Meyer.
"Tantangan sekarang ini adalah tentang menjaga modal dan membangun neraca keuangan yang kuat," lanjut dia.
(Widi Agustian)