JAKARTA - Zoom beberapa waktu lalu dilaporkan mengirimkan data pengguna ke Facebook. Data tersebut terdiri dari model perangkat, penyedia jaringan, zona waktu, kota dan lainnya.
Sebelumnya dilaporkan bahwa Zoom menghapus Facebook SDK di klien iOS. Perusahaan juga telah mengonfigurasi ulang fitur sehingga pengguna masih dapat masuk dengan Facebook melalui browser mereka.
Dikutip Ubergizmo, dalam posting-an yang dibuat pada website, Chief Legal Officer Zoom, Aparna Bawa meyakinkan pengguna bahwa perusahaan tidak menjual data pengguna. Bawa mencatat bahwa perubahan pada kebijakan privasi hanya berlaku untuk bahasa yang mereka gunakan, dan tidak ada yang berubah.
Pembaruan ini dibuat agar kebijakan privasi perusahaan sekarang lebih jelas dan lebih mudah dipahami oleh para penggunanya.
“Kami tidak menjual data pribadi Anda. Apakah Anda seorang bisnis atau sekolah atau pengguna individu, kami tidak menjual data Anda," kata Zoom.