Facebook juga akan berbagi data dengan para peneliti untuk membantu mereka memperkirakan penyebaran virus tersebut.
Raksasa media sosial itu pernah dikritik karena gagal menghapus posting-an anti-vaksinasi tahun lalu. Oleh karena itu, pada September 2019, Facebook mengumumkan kemitraan dengan WHO yang bertujuan mengarahkan pengguna ke informasi vaksinasi yang akurat dari badan kesehatan PBB.
(Ahmad Luthfi)