Komponen lain yang menyerupai edisi Svartpilen berkapasitas lebih besar untuk model entry level ini terletak pada lampu utama berteknologi LED, pelek, sampai panel bodi utama. Perbedaan terletak di bagian knalpot karena Husqvarna 200 dipasang dengan tipe underslung.
Produksi motor Svartpilen di India juga masih akan menggunakan fasilitas kerjasama KTM dan Bajaj. Dikutip dari laman Autocar India, motor ini akan memasuki proses produksi pada awal 2020 mendatang.
Perkiraan banderol Husqvarna Svartpilen 200 di pasar India sendiri berkisar antara 172 ribu rupee (sekitar Rp34 juta) sampai 175 ribu rupee (sekitar Rp35 juta). Harga tersebut diklaim bakal lebih mahal dari KTM Duke, yang diperkirakan turut mengikuti langkah Husqvarna tersedia dalam pilihan mesin kecil.
(Mufrod)