JAKARTA - Tingginya angka kecelakaan yang terjadi saat ini, ditengah terus bertambahnya pembangunan infrastruktur yang tengah difokuskan pemerintah menjadi perhatian besar. Selain dari pemerintah, perhatian datang dari pelaku industri otomotif salah satunya produsen perlengkapan kendaraan 3M.
Tingginya intensitas pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, dengan ruas jalan nasional sekitar 47.000 kilometer dengan jalan tol sepanjang 2.000 kilometer. Sayangnya, tidak semua ruas jalan memiliki sarana penunjang keselamatan memadai.
Korlantas Polri mencatat tingkat kecelakaan lalu lintas meningkat dari 104.327 kejadian selama 2017 menjadi 107.968 kejadian pada 2018 lalu. Bahkan, data lain menunjukkan secara rataan terjadi tiga kasus kecelakaan di seluruh ruas jalan tol Indonesia per hari.
Perlunya peningkatan sarana pendukung serta rambu memberi informasi kepada pengemudi kendaraan dinilai dapat memberi pengaruh menekan angka kecelakaan lalu lintas. "Misalnya kebutuhan rambu informasi kawasan transisi zona kecepatan di jalan tol yang bermanfaat untuk pengendara mobil pribadi," ujar akademisi Universitas Gadjah Mada, Prof. Siti Malkhamah, M.SC.
Lembaga Internasional untuk Penilaian Keselamatan Jalan (iRAP) juga menyebut mayoritas ruas jalan Indonesia, membutuhkan peningkatan fasilitas demi keselamatan pengendara. "Masih banyak peninglatan yang bisa dilakukan untuk mencapai target menurunkan angka insiden fatal sampai 40 persen," ujar CEO iRAP, Rob McInerney.
Sementara kalangan usaha seperti 3M Indonesia berupaya menyediakan teknologi baru untuk mendukung standar keselamatan di jalan. Selain membantu menyediakan kebutuhan bahan lembaran reflektif untuk rambu lalu lintas, 3M juga menyediakan Conspicuity (lembaran tempel reflektif) untuk kendaraan berat.
Ketersediaan bahan baku tersebut dalam kualitas terbaik mendorong peningkatan kesadaran keselamatan berkendara di jalan. "lembaran reflektif dan stiker pemantul cahaya sampai perlengkapan jalan lainnya merupakan sumbangsih 3M dalam mendukung peningkatan keselamatan keselamatan di jalan," ujar Director of Transportation and Electronics Business Group 3M Indonesia, Audist Subekti.
(Mufrod)