NASA Berhasil Simulasikan Cuaca di Mars

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Jum'at 29 November 2019 06:00 WIB
Planet Mars (Foto: Universe Today)
Share :

JAKARTA- Atmosfer Mars jauh berbeda dari Bumi. Planet Mars memiliki lebih dari 95 persen karbondioksida dan mengandung sedikit oksigen dan uap air. Meskipun sedikit, uap air masih memberikan dampak untuk iklim di Mars.

Dilansir dari laman Universe Today, Jumat (29/11/2019) NASA sangat tertarik dengan atmosfer, cuaca, dan iklim Mars. NASA berharap dengan mempelajari Mars lebih dalam membuat mereka lebih efektif untuk merencanakan misi di Mars. Selain itu juga dapat membantu memahami sejarah Tata Surya, bagaimana planet berkembang, dan seperti apa iklim Mars di masa lalu.

NASA memiliki seluruh tim yang berdedikasi untuk memahami iklim Mars. Tim tersebut disebute Mars Climate Modelling Center, pekerjaan mereka berfokus pada tiga komponen penting di atmosfer Mars yakni uap air, karbon dioksida, dan debu.

 

Baca Juga: Intip Harga iPhone 11 Series di Indonesia

Tim pun berhasil mensimulasikan cuaca di Mars. Awan Mars jauh lebih tipis dari awan di Bumi. Tetapi mereka berperilaku serupa. Simulasi NASA, menunjukkan hari musim panas di belahan bumi utara. Awan terbentuk di atas garis khatulistiwa pada malam hari, dan paling tebal sesaat sebelum matahari terbit.

Saat Matahari menghangatkan atmosfer di siang hari, mereka menghilang, kemudian pada sore hari mereka mulai terbentuk lagi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya