Perbedaan lain juga terlihat dari bentuk bodi yang berbeda dari 250 GT kebanyakan, mulai dari lampu depan, adanya air scoop di bagian kap mesin untuk menyuplai udara ke mesin 3 liter V12-nya, lubang ventilasi di samping untuk pendinginan rem, hingga bagian samping yang terlihat elegan. Ke depannya, desain mobil ini menginspirasi 250 GT Pinin Farina yang dibuat mulai akhir 1957.
250 GT bernomor rangka 0751 ini sendiri menjadi koleksi pribadi Putri Lilian selama 10 tahun sebelum diberikan sebagai hadiah kepada Dr. Ernst De Bakey yang juga merupakan seorang penggemar Ferrari. Dari sana, mobil ini berpindah-pindah kepemilikan hingga akhirnya pada awal 2018 mobil ini dilelang di rumah lelang RM Sotheby’s dengan estimasi harga sekitar 11-13 juta dolar Amerika (sekitar 155-184 milyar Rupiah.)
(Mufrod)