Apple juga akan memberikan iPhone yang sudah dimodifikasi, antara lain beberapa fitur keamanan dihilangkan untuk para peneliti.
Reuters menuliskan sejumlah perusahaan swasta, salah satunya NSO Group dari Israel, menjual jasa peretasan kepada pemerintah AS untuk mendapatkan akses ke ponsel.
NSO menegaskan mereka mengembangkan teknologi tersebut untuk keperluan badan intelijen dan penegak hukum untuk menyelidiki kasus kriminal dan terorisme, bukan untuk mengintai jurnalis atau membungkam orang-orang yang kritis.
Baca juga: Intip Daftar 4 Smartphone Terbaru Harga Rp1 Jutaan
(Ahmad Luthfi)