FaceApp hanya mengirimkan foto yang akan diedit ke server mereka. Seorang peneliti siber asal Prancis, Baptiste Robert telah mengecek kemanan "larinya" foto-foto yang diupload ke FaceApp. Semua foto dikirim ke server FaceApp. Server tersebut bukan di Rusia, melainkan di data
center milik Amazon. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran terhadap penggunaan FaceApp.
Bahkan FaceApp memberikan fitur khusus bila penggunanya ingin fotonya dihapus permanen dari servernya. FaceApp sendiri selalu menghapus foto setelah 48 jam. Tentunya untuk mengurangi beban data centernya.
Menurutnya, FaceApp juga tidak mengambil foto yang ada di smartphone pengguna, seperti isu yang santer diberitakan.