JAKARTA – Setelah lepas dari PT Indomobil Group, produsen automotif Renault dalam waktu dekat akan resmi berada di bawah bendera Nusantara Group bernama Maxindo Renault Indonesia. Perusahaan baru yang menaungi Renault di Indonesia ini bakal melakukan langkah agresif di pasar automotif Tanah Air.
Langkah agresif yang akan dilakukan Renault di antaranya meluncurkan model terbaru untuk pasar automotif nasional. Namun seperti diketahui, Renault tidak memiliki pabrik perakitan di Indonesia untuk menghadirkan produk yang jauh lebih murah dibanding metode penjualan dengan cara impor.
Belakangan diketahui, Renault akan mendatangkan produknya dalam bentuk CKD atau komponen terurai. Produk tersebut nantinya dirakit di Indonesia menggunakan fasilitas perakitan umum seperti Gaya Motor yang dimiliki Astra Group.
Hal itu sebagaimana diungkapkan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Pertahanan Kementerian Perindustrian Putu Juli Andika yang mengatakan akan ada dua produsen Eropa melakukan perakitan di dalam negeri menggunakan fasilitas yang ada.