Galip juga mengatakan bahwa ROG Phone berbeda dari smartphone Asus lainnya dari segi perangkat. Dia mengakui bahwa ROG Phone lebih rumit.
"Biasanya kita pakai TKDN hardware, tapi yang ini sangat complicated, kita enggak bisa bikin di pabrik di sini, jadi TKDN-nya kebanyakan software," kata dia.
Oleh sebab itu, Galip menambahkan, Asus membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghadirkan ROG Phone ke Indonesia.
Baca juga: Dukung 5G, Qualcomm Perkenalkan Prosesor Snapdragon 855
Galip juga mengatakan bahwa ROG Phone akan melengkapi ekosistem gim yang dihadirkan Asus, di mana perusahaan teknologi asal China tersebut telah memiliki lini perangkat gim -- dari PC hingga laptop -- yang dinamai ROG.