Di samping ukiran ini, kolom hieroglif yang menunjukkan akhir periode setengah katun dalam kalender Maya hitungan panjang, di mana katun adalah satuan waktu, memberikan tanggal yang sesuai dengan 12 Mei 544.
“Selama beberapa abad, selama periode klasik, raja-raja Kaanul mendominasi sebagian besar dataran rendah Maya,” ucap Tomas Barrientos, salah satu direktur proyek dan direktur dari Center for Archaeological and Anthropological Research di University of the Valley of Guatemala.
“Altar ini berisi informasi tentang strategi awal ekspansi mereka, menunjukkan bahwa La Corona memainkan peran penting dalam proses awal,” tambahnya.
Baca juga: Inikah Wujud Galaxy A9 Star Pro dengan Fitur 4 Kamera Belakang?