“Penutup belakang kami aman digunakan oleh para pengguna,” ujar Xiaomi seperti dikutip dari laman South China Morning Plus, Jumat (20/4/2018).
Baca Juga : Apple Ternyata Punya iPhone X Edisi Emas, Ini Penampakannya!
Sementara itu, pihak Apple sendiri masih belum membalas pernyataan terhadap hal ini. Seperti biasa, mereka akan lebih memilih untuk bungkam dan menyelesaikan masalah secara diam-diam.
Untungnya, perangkat yang terindikasi memiliki kandungan berbahaya tersebut hanya beredar di China saja. Untuk sementara ini, negara lain termasuk Indonesia masih bisa dikatakan aman. (chn)
(Kemas Irawan Nurrachman)