Baca Juga : Menkominfo Rudiantara: Saya Tak Ragu Blokir Facebook
Selain itu, mereka juga melakukan perubahan API pihak ketiga pengembang aplikasi Facebook. Kini mereka tidak boleh mengakses daftar undangan atau kiriman dinding. Hal ini dilakukan untuk melindungi data yang tidak ingin diintip oleh para pengguna.
Terakhir, Facebook juga melakukan login pada minggu lalu. Kini Facebook lebih ketat dalam memeriksa aplikasi yang meminta login, check-in, Like, foto, postingan, video, acara, dan grup. Hal ini terkait dengan informasi pribadi yang dimiliki oleh para penggunanya.
Tentu saja, mereka juga akan memberi tahu apakah pengguna mereka adalah salah satu dari 87 juta korban kebocoran data yang terjadi di media sosial tersebut. Dengan melakukan hal ini, pihak Facebook berharap dapat mengamankan data para penggunanya, serta meningkatkan kembali kepercayaan para penggunanya. (chn)
(Kemas Irawan Nurrachman)